Kuil Artemis berada di Efesus, yang letaknya di asia kecil. Di peta masa kini, lokasinya berjarak 50 kilometer dari Izmir di Turki. Kuil yang dibangun sekitar tahun 800 SM ini merupakan persembahan bagi Dewi Agung Artemis Diana. Kala itu, orang – orang di Efesus menganggapnya sebagai Dewi Kesuburan. Akibat perang dan usia, menjadikan kuil Artemis tinggal cerita saja.
Kuil yang Megah
Kuil Artemis termasuk dalam keajaiban dunia karena bangunan ini sangat megah dan terbuat dari bahan yang mahal. Bangunan ini memiliki 127 pilar yang sanagt kuat. Tinggi masing – masing pilar mencapai 20 meter. Sedangkan panjang kuil tidak kurang dari 180 meter, dan lebar 30 meter. Hampir keseluruhan bangunan ini dilapisi marmer. Malah di dalamnya terdapat juga patung – patung yang terbuat dari perunggu.
Tinggal Puing
Ada sejumlah arsitek yang tercatat sebagai perancangArtemis. Mereka hidup di masa yang berbeda. Hal itu disebabkan kuil ini sempat hancur dan dibangun kembali di masa yang berbeda. Arsitek tersebut diantaranya adalah Chersiphron dan Metagenes (600 SM), Theodorus (550 SM), dan Scopas dari Paros (320 SM).
Kini kita tidak bisa melihat kuil megah ini. Kerusuhan, peperang dan usia telah memperburuk kondisi bangunan tersebut. Pada masa sekarang, yangbisa kita lihat hanya puing – puingnya saja.
Herostratus
Kuil Artemis pernah dibakar oleh seseorang yang bernama Herostratus. Ia melakukannya agar namanya menjadi terkenal dan tercatat dalam sejarah. Kemarahan warga Efesus tidak terbandung. Mereka menghukum Herostratus. Karena benci, penduduk Efesus tidak diperkenankan menyebut nama pemuda itu. Siapa yang melanggar akan mendapat hukuman juga.
MENARA PISA
Menara pisa berada di Italia. Menara ini mulai dibangun sekitar tahun 1173. Semula bangunan ini dibangun tegak lurus. Namun lama – kelamaan menara ini menjadi miring. Arsitek awal dari bangunan setinggi 58 meter ini adalah Bonna Pisano. Pada masa – masa berikutnya sejumlah arsitek ikut menyumbangkan gagasan dalam pembangunan menara ini. Setiap tahun kemiringan menara pisa selalu bertambah. Itu sebabnya para ahli bangunan mencoba melakukan perbaikan agar peninggalan sejarah ini bisa tetap bertahan.
Delapan Lantai
Menara Pisa terdiri dari delapan lantai. Di lantai paling atas diletakkan sejumlah lonceng. Untuk naik ke lantai paling atas, seseorang harus menaiki tangga yang berbentuk spiral. Jumlah anak tangga yang harus dinaiki berjumlah 294 buah. Gaya bangunan menara pisa tidak jauh berbeda dengan bangunaqn – bangunan keagamaan di Italia yang bergaya Roma.
Ditarik Kawat Baja
Setiap tahun kemiringan menara pisa bertambah. Jika dibiarkan menara ini bisa jatuh dan hancur. Karena itupara ahli konstruksi bangunan, matematika, dan ahli geologi berusahamenyelamatkannya. Caranya adalah dengan menarik menara ini dengan kawat baja ke arahberlawanan dari posisi kemiringan menara. Di samping itu, letakkan juga sekitar 800 ton pemberat di bawah konstruksi menara dengan arah yang sama. Cara ini berhasil. Pada bulan Juni 2000, kemiringan menara bisa dikurangi 16 cm, dan mengembalikan posisinya seperti pada tahun 1870.
Fakta
§Menurut penelitian, kemiringan menara pisa adalah 5,5 derajat. Setiap tahun kemiringannyabertambah 1 mm dihitung secara vertical dari puncak menara ke tanah.
§Berat menara pisa 14.500 ton.
SEGITIGA BERMUDA
Segitiga Bermuda adalah sebuah wilayah yang dibentuk oleh tiga titik tempat, yaitu Miami di Florida, Amerika Serikat, San Juan di Puerto Rico dan Bermuda. Sejak dulu wilayah ini dianggap berbahaya bagi pelayaran maupun penerbanagn. Anggapan ini didasarkan pada catatn hilangnya sejumlah pesawat maupun kappa secara misterius di wilayah ini. Tidak heran jika kemudian muncul banyak dugaan dan teori mengenai wilayah tersebut.
Jajak yang Hilang
Salah satu yang tragedy yang terjadi di Segitiga Bermuda ini adalah kisah penerbangan 19 (Flight 19). Pada peristiwa yang terjadi di tahun 1945 ini. lima buah pesawat Avenger pembom milik angkatan udara Amerika Serikat hilang tanpa jejak. Diperkirakan kelima pesawat itu mengalami kecelakaan dan terjatuh di laut. Namun penyebab yang pasti belum diketahui. Kisah lainnya adalah hilangnya pesawat DC – 3 denga 32 penumpangnya di perairan Florida. Pesawat inipun tidak ditemukan.
Berbagai Dugaan
Para ahli mencoba membuat perkiraan tentang segitiga Bermuda. Perkiraan tersebut diantaranya adalah arus laut. Teori ini menyebutkan, arus laut sangat kuat, ada yang mencapai 5 mil per jam. Kekuatan ini bisa menyeret kapal hingga bermil-mil jauhnya. Perkiraan lainnya adalah cuaca tropis. Di sini banyak terjadi badai yang sangat kuat. Badai itu terbentuk dengan cepaqt tanpa diduga. Kekuatan inilah yang bisa menghancurkan pesawat atau kapal yang nmelintas di Segitiga Bermuda.
BAHASA INDONESIA
Glosarium :
Artikulator: Alat untuk menciptakan bunyi yang terdapat dalam rongga mulut.
Artikulasi :Pembicaraan atau percakapan seseorang.
Titik artikulasi: Titik pertemuan antarartikulator yang dapat menghasilkan bunyi bahasa.
Daerah artikulasi : Bagian – bagian rongga mulut tempat terciptanya bunyi bahasa.
Abjad : Pengucapan fonem / huruf secara teratur dan berurutan mulai dari a sampai z.
Alfabet : Penulisan lambing bunui / huruf secara teratur dan berurutan mulai dari a sampai z.
Suku kata : Bagian kata yang tidak dapat dipisahkan lagi.
Kata: Kumpulan atau kesatuan huruf yang mengandung suatu makna atau pengertian.
Akar Kata : bagian kata pembentuk kata dasar.
Morfem : Bentuk bahasa terkecil yang dapat membedakan arti.
Fonem : bunyi bahasa terkecil yang dapat membedakan arti.
Vokal : bunyi ujaran yang dikeluarkan dari rongga mulut tanpa hambatan.
Konsonan : huruf mati yang ditambah dengan huruf vocal makan akan menjadi satu suku kata (bunyi ujaran yang dikeluarkan mengalami hambatan ).
Diftong : Gabungan dua buah vocal yang berbeda diucapkan dalam waktu yang sama.
Diagraf : Gabungan dua buah konsonan yang berbeda dan diucapkan dalam waktu yang sama.
Intonasi : Tekanan yang terdapat dalam kalimat (tekanan dinamik, nada, dan tempo).
Jeda : Terhentinya bunyi ujaranm sebentar karena adanya tanda baca.
Aksen : Tekanan suara yang terdapat pada kata.
Metrum : Tekanan suara yang terdapat pada puisi.
Dialek : Langgam atau logat bahasa yang digunakan oleh sekelompok orang atau di daerah tertentu.
Idiolek : Ciri – cirri khas individu / seseorang dalam berbicara.
Fona : Bunyi bahasa terkecil yang tidak dapat membedakan arti.
Lema : Susunan kata- kata dalam kalimat atau dua kata / lebih yang serba salah.
KIMIA ANALISIS
Pengertian
Kimia analisis adalah salah saru cabang ilmu kimia yang dapat mempelajari atau menyelidiki tentang susunan suatu persenyawaan atau campuran. Kimia analisis dibagi 2 yaitu :
Kimia Analisis Kuantitatif 9jumlah)
Yaitu analisis yang dapat menentukanberapa banyaknya atau jumlah suatu zat yang terdapat di dalam suatu sample (bahan). Kimia analisis jumlah dapat dinyatakan dalam persen, Molaritas, Normalitas, ppm, ppb, dll.
Kimia Analisis Kualitatif (Jenis)
Yaitu analisis yang menyelidiki atau mempelajari jenios atrom, ion, atau moleku penyusun suatu persenyawaan.
ANALISIS FOTOMETRI
Kolorimetri adalah suatu metoda analisis yang digunakan untuk menentukan konsentrasi larutan sample berdasarkan kesamaan warna antara larutan sample dan standar menggunakan sinar polikromatis sebagai sinar dan mata sebagai detector.
Spektrofotometri adalah suatu metoda analisis yang digunakan untuk menentukan konsentrasi larutan sample yang berwarna dengan menggunakan sinar polikromatis sebagai sumber dan perangkat listrik sebgai detector.
Pendahuluan Neutron dan proton yang menyusun inti atom, terlihat seperti halnya partikel-partikel lain, diatur oleh beberapa interaksi. Gaya nuklir kuat, yang tidak teramati pada skala makroskopik, merupakan gaya terkuat pada skala subatomik. Hukum Coulomb atau gaya elektrostatik juga mempunyai peranan yang berarti pada ukuran ini. Gaya nuklir lemah sedikit berpengaruh pada interaksi ini. Gaya gravitasi tidak berpengaruh pada proses nuklir. Interaksi gaya-gaya ini pada inti atom terjadi dengan kompleksitas yang tinggi. Ada sifat yang dimiliki susunan partikel didalam inti atom, jika mereka sedikit saja bergeser dari posisinya, mereka dapat jatuh ke susunan energi yang lebih rendah. Mungkin bisa sedikit digambarkan dengan menara pasir yang kita buat di pantai: ketika gesekan yang terjadi antar pasir mampu menopang ketinggian menara, sebuah gangguan yang berasal dari luar dapat melepaskan gaya gravitasi dan membuat tower itu runtuh. Keruntuhan menara (peluruhan) membutuhkan energi aktivasi tertentu. Pada kasus menara pasir, energi ini datang dari luar sistem, bisa dalam bentuk ditendang atau digeser tangan. Pada kasus peluruhan inti atom, energi aktivasi sudah tersedia dari dalam. Partikel mekanika kuantum tidak pernah dalam keadaan diam, mereka terus bergerak secara acak. Gerakan teratur pada partikel ini dapat membuat inti seketika tidak stabil. Hasil perubahan akan mempengaruhi susunan inti atom; sehingga hal ini termasuk dalam reaksi nuklir, berlawanan dengan reaksi kimia yang hanya melibatkan perubahan susunan elektron diluar inti atom. (Beberapa reaksi nuklir melibatkan sumber energi yang berasal dari luar, dalam bentuk "tumbukkan" dengan partikel luar misalnya. Akan tetapi, reaksi semacam ini tidak dipertimbangkan sebagai peluruhan. Reaksi seperti ini biasanya akan dimasukan dalam fisi nuklir/fusi nuklir.
Penemuan Radioaktivitas pertama kali ditemukan pada tahun 1896 oleh ilmuwan PerancisHenri Becquerel ketika sedang bekerja dengan material fosforen. Material semacam ini akan berpendar di tempat gelap setelah sebelumnya mendapat paparan cahaya, dan dia berfikir pendaran yang dihasilkan tabung katoda oleh sinar-X mungkin berhubungan dengan fosforesensi. Karenanya ia membungkus sebuah pelat foto dengan kertas hitam dan menempatkan beragam material fosforen diatasnya. Kesemuanya tidak menunjukkan hasil sampai ketika ia menggunakan garam uranium. Terjadi bintik hitam pekat pada pelat foto ketika ia menggunakan garam uranium tesebut. Tetapi kemudian menjadi jelas bahwa bintik hitam pada pelat bukan terjadi karena peristiwa fosforesensi, pada saat percobaan, material dijaga pada tempat yang gelap. Juga, garam uranium nonfosforen dan bahkan uranium metal dapat juga menimbulkan efek bintik hitam pada pelat. Partikel Alfa tidak mampu menembus selembar kertas, partikel beta tidak mampu menembus pelat alumunium. Untuk menghentikan gamma diperlukan lapisan metal tebal, namun karena penyerapannya fungsi eksponensial akan ada sedikit bagian yang mungkin menembus pelat metal Pada awalnya tampak bentuk radiasi yang baru ditemukan ini mirip dengan penemuan sinar-X. Akan tetapi, penelitian selanjutnya yang dilakukan oleh Becquerel, Marie Curie, Pierre Curie, Ernest Rutherford dan ilmuwan lainnya menemukan bahwa radiaktivitas jauh lebih rumit ketimbang sinar-X. Beragam jenis peluruhan bisa terjadi. Sebagai contoh, ditemukan bahwa medan listrik atau medan magnet dapat memecah emisi radiasi menjadi tiga sinar. Demi memudahkan penamaan, sinar-sinar tersebut diberi nama sesuai dengan alfabet yunani yakni alpha, beta, dan gamma, nama-nama tersebut masih bertahan hingga kini. Kemudian dari arah gaya elektromagnet, diketahui bahwa sinar alfa mengandung muatan positif, sinar beta bermuatan negatif, dan sinar gamma bermuatan netral. Dari besarnya arah pantulan, juga diketahui bahwa partikel alfa jauh lebih berat ketimbang partikel beta. Dengan melewatkan sinar alfa melalui membran gelas tipis dan menjebaknya dalam sebuah tabung lampu neon membuat para peneliti dapat mempelajari spektrum emisi dari gas yang dihasilkan, dan membuktikan bahwa partikel alfa kenyataannya adalah sebuah inti atom helium. Percobaan lainnya menunjukkan kemiripan antara radiasi beta dengan sinar katoda serta kemiripan radiasi gamma dengan sinar-X. Para peneliti ini juga menemukan bahwa banyak unsur kimia lainnya yang mempunyai isotop radioaktif. Radioaktivitas juga memandu Marie Curie untuk mengisolasi radium dari barium; dua buah unsur yang memiliki kemiripan sehingga sulit untuk dibedakan. Bahaya radioaktivitas dari radiasi tidak serta merta diketahui. Efek akut dari radiasi pertama kali diamati oleh insinyur listrik Amerika Elihu Thomson yang secara terus menerus mengarahkan sinar-X ke jari-jarinya pada 1896. Dia menerbitkan hasil pengamatannya terkait dengan efek bakar yang dihasilkan. Bisa dikatakan ia menemukan bidang ilmu fisika medik (health physics); untungnya luka tersebut sembuh dikemudian hari. Efek genetis radiasi baru diketahui jauh dikemudian hari. Pada tahun 1927 Hermann Joseph Muller menerbitkan penelitiannya yang menunjukkan efek genetis radiasi. Pada tahun 1947 dimendapat penghargaan hadiah Nobel untuk penemuannya ini. Sebelum efek biologi radiasi diketahui, banyak perusahan kesehatan yang memasarkan obat paten yang mengandung bahan radioaktif; salah satunya adalah penggunaan radium pada perawatan enema. Marie Curie menentang jenis perawatan ini, ia memperingatkan efek radiasai pada tubuh manusia belum benar-benar diketahui (Curie dikemudian hari meninggal akibat Anemia Aplastik, yang hampir dipastikan akibat lamanya ia terpapar Radium). Pada tahun 1930-an produk pengobatan yang mengandung bahan radioaktif tidak ada lagi dipasaran bebas. Mode Peluruhan Sebuah inti radioaktif dapat melakukan sejumlah reaksi peluruhan yang berbeda. Reaksi-reaksi tersebut disarikan dalam tabel berikut ini. Sebuah inti atom dengan muatan (nomor atom) Z dan berat atom A ditampilkan dengan (A, Z). Mode peluruhan Partikel yang terlibat Inti anak Peluruhan dengan emisi nukleon: Peluruhan alfa Sebuah partikel alfa (A=4, Z=2) dipancarkan dari inti (A-4, Z-2) Emisi proton Sebuah proton dilepaskan dari inti (A-1, Z-1) Emisi neutron Sebuah neutron dilepaskan dari inti (A-1, Z) Fisi spontan Sebuah inti terpecah menjadi dua atau lebih atom dengan inti yang lebih kecil disertai dengan pemancaran partikel lainnya - Peluruhan cluster Inti atom memancarkan inti lain yang lebih kecil tertentu (A1, Z1) yang lebih besar daripada partikel alfa (A-A1, Z-Z1) + (A1,Z1) Berbagai peluruhan beta: Peluruhan beta Sebuah inti memancarkan elektron dan sebuah antineutrino (A, Z+1)
Emisi positron Sebuah inti memancarkan positron dan sebuah neutrino (A, Z-1) Tangkapan elektron Sebuah inti menangkap elektron yang mengorbit dan memancarkan sebuah neutrino (A, Z-1) Peluruhan beta ganda Sebuah inti memancarkan dua elektron dan dua antineutrinos (A, Z+2) Tangkapan elektron ganda Sebuah inti menyerap dua elektron yang mengorbit dan memancarkan dua neutrino (A, Z-2) Tangkapan elektron dengan emisi positron Sebuah inti menangkap satu elektron yang mengorbit memancarkan satu positron dan dua neutrino (A, Z-2) Emisi positron ganda Sebuah inti memancarkan dua positrons dan dua neutrino (A, Z-2) Transisi antar dua keadaan pada inti yang sama: Peluruhan gamma Sebuah inti yang tereksitasi melepaskan sebuah foton energi tinggi (sinar gamma) (A, Z) Konversi internal Inti yang tereksitasi mengirim energinya pada sebuah elektron orbital dan melepaskannya (A, Z) Peluruhan radioaktif berakibat pada pengurangan massa, dimana menurut hukum relativitas khusus massa yang hilang diubah menjadi energi (pelepasan energi) sesuai dengan persamaan E = mc2. Energi ini dilepaskan dalam bentuk energi kinetik dari partikel yang dipancarkan. Rantai peluruhan dan mode peluruhan ganda Banyak inti radioaktif yang mempunyai mode peluruhan berbeda. Sebagai contoh adalah Bismuth-212, yang mempunyai tiga. Inti anak yang dihasilkan dari proses peluruhan biasanya juga tidak stabil, kadang lebih tidak stabil dari induknya. Bila kasus ini terjadi, inti anak tadi akan meluruh lagi. Proses kejadian peluruhan berurutan yang menghasilkan hasil akhir inti stabil, disebut rantai peluruhan. Keberadaan dan penerapan Menurut teori Big Bang, isotop radioaktif dari unsur teringan (H, He, dan Li) dihasilkan tidak berapa lama seteleah alam semesta terbentuk. Tetapi, inti-inti ini sangat tidak stabil sehingga tidak ada dari ketiganya yang masih ada saat ini. Karenanya sebagian besar inti radioaktif yang ada saat ini relatif berumur muda, yang terbentuk di bintang (khususnya supernova) dan selama interaksi antara isotop stabil dan partikel berenergi. Sebagai contoh, karbon-14, inti radioaktif yang mempunyai umur-paruh hanya 5730 tahun, secara terus menerus terbentuk di atmosfer atas bumi akibat interaksi antara sinar kosmik dan Nitrogen. Peluruhan radioaktif telah digunakan dalam teknik perunut radioaktif, yang digunakan untuk mengikuti perjalanan subtansi kimia di dalam sebuah sistem yang kompleks (seperti organisme hidup misalnya). Sebuah sampel dibuat dengan atom tidak stsbil konsentrasi tinggi. Keberadaan substansi di satu atau lebih bagian sistem diketahui dengan mendeteksi lokasi terjadinya peluruhan. Dengan dasar bahwa proses peluruhan radioaktif adalah proses acak (bukan proses chaos), proses peluruhan telah digunakan dalam perangkat keras pembangkit bilangan-acak yang merupakan perangkat dalam meperkirakan umur absolutmaterial geologis dan bahan organik. Laju peluruhan radioaktif Laju peluruhan, atau aktivitas, dari material radioaktif ditentukan oleh: Konstanta: · Waktu paruh - simbol t1 / 2 - waktu yang diperlukan sebuah material radioaktif untuk meluruh menjadi setengah bagian dari sebelumnya. · Rerata waktu hidup - simbol Ï„ - rerata waktu hidup (umur hidup) sebuah material radioaktif. · Konstanta peluruhan - simbol λ - konstanta peluruhan berbanding terbalik dengan waktu hidup (umur hidup). (Perlu dicatat meskipun konstanta, mereka terkait dengan perilaku yang secara statistik acak, dan prediksi menggunakan kontanta ini menjadi berkurang keakuratannya untuk material dalam jumlah kecil. Tetapi, peluruhan radioaktif yang digunakan dalam teknik penanggalan sangat handal. Teknik ini merupakan salah satu pertaruhan yang aman dalam ilmu pengetahuan sebagaimana yang disampaikan oleh [1]) Variabel: · Aktivitas total - simbol A - jumlah peluruhan tiap detik. · Aktivitas khusus - simbol SA - jumlah peluruhan tiap detik per jumlah substansi. "Jumlah substansi" dapat berupa satuan massa atau volume.) Persamaan: dimana adalah jumlah awal material aktif. Pengukuran aktivitas Satuan aktivitas adalah: becquerel (simbol Bq) = jumah disintegrasi (pelepasan)per detik ; curie (Ci) = disintegrasi per detik; dan disintegrasi per menit (dpm). Waktu peluruhan Sebagaimana yang disampaikan di atas, peluruhan dari inti tidak stabil merupakan proses acak dan tidak mungkin untuk memperkirakan kapan sebuah atom tertentu akan meluruh, melainkan ia dapat meluruh sewaktu waktu. Karenanya, untuk sebuah sampel radioisotop tertentu, jumlah kejadian peluruhan –dN yang akan terjadi pada selang (interval) waktu dt adalah sebanding dengan jumlah atom yang ada sekarang. Jika N adalah jumlah atom, maka kemungkinan (probabilitas) peluruhan (– dN/N) sebanding dengan dt: Masing-masing inti radioaktif meluruh dengan laju yang berbeda, masing-masing mempunyai konstanta peluruhan sendiri (λ). Tanda negatif pada persamaan menunjukkan bahwa jumlah N berkurang seiring dengan peluruhan. Penyelesaian dari persamaan diferensial orde 1 ini adalah fungsi berikut: Fungsi di atas menggambarkan peluruhan exponensial, yang merupakan penyelesaian pendekatan atas dasar dua alasan. Pertama, fungsi exponensial merupakan fungsi berlanjut, tetapi kuantitas fisik N hanya dapat bernilai bilangan bulat positif. Alasan kedua, karena persamaan ini penggambaran dari sebuah proses acak, hanya benar secara statistik. Akan tetapi juga, dalam banyak kasus, nilai N sangat besar sehingga fungsi ini merupakan pendekatan yang baik. Selain konstanta peluruhan, peluruhan radioaktif sebuah material biasanya juga dicirikan oleh rerata waktu hidup. Masing-masing atom "hidup" untuk batas waktu tertentu sebelum ia meluruh, dan rerata waktu hidup adalah rerata aritmatika dari keseluruhan waktu hidup atom-atom material tersebut. Rerata waktu hidup disimbolkan dengan Ï„, dan mempunyai hubungan dengan konstanta peluruhan sebagai berikut: Parameter yang lebih biasa digunakan adalah waktu paruh. Waktu paruh adalah waktu yang diperlukan sebuah inti radioatif untuk meluruh menjadi separuh bagian dari sebelumnya. Hubungan waktu paruh dengan konstanta peluruhan adalah sebagai berikut: Hubungan waktu paruh dengan konstanta peluruhan menunjukkan bahwa material dengan tingkat radioaktif yang tinggi akan cepat habis, sedang materi dengan dengan tingkat radiasi rendah akan lama habisnya. Waktu paruh inti radioaktif sangat bervariasi, dari mulai 1024 tahun untuk inti hampir stabil, sampai 10-6 detik untuk yang sangat tidak stabil.
Hari demi hari berlalu......Ku tidak bisa kembali lagi di hari itu Merasakan suasananya.... Merasakan kesedihannya.... Merasakan kekecewaannya.... Ingin ku mengulang dan mengubahnya kembali
Namun.... Itu semua hanya mimpisesuatu telah terjadi Tak dapat ku perbaiki lagi
Kini ku hanya menunggu jawaban di hari kemudiannyaTermenung dan selalu mengingatnyaSungguh penyesalan itu selalu datang di akhir dari suatu pekerjaan
Tapi....Hanya satu obatnya.... Yaitu berhati - hati dalam hidup dan bertawakal kepada Tuhan yang Maha Esa
Adanya jagat raya merupakan salah satu bukti kekuasaan maha pencipta.Jagat raya yang tak terkirakan luasnya dan terus berubah,tidaklah dapat dihitung isinya oleh manusia.Semua itu diciptakan secara tidak sia-sia dan telah diatur oleh sang pencipta.Namun,mengapa masih ada diantara kita yang tidak mau mengabdi pada-Nya? Di dalam jagat raya terdapat matahari,bulan,bintang,galaksi-galaksi,dan planet-planet.semuanya itu beredar menurut garis edarnya.
Allah berfirman dalam surat Al-Anbiya’ ayat 32-32 yang artinya:
“Dan kami menjadikan langit sebagai atap yang terpelihara,namun mereka tetap berpaling dari tanda-tanda kebesaran Allah itu (matahari,bulan,angin,awan,dan lain-lain).Dan Dia-lah yang telah menciptakan malam dan siang,matahari dan bulan.Masing-masing beredar pada garis edarnya.”
TEORI KOSMOLOGI
Kosmologi adalah ilmu yang mempelajari asal-usul,evolusi,isi,dan organisasi keseluruhan jagat raya.
a.Prinsip kosmologi modern
Para astronom dan para ilmuwan lainnya menentukan struktur jagat raya dengan menentukan dan menganalisis gelombang-gelombang elektromagnetik yang berasal dari bintang-bintang dan galaksi-galaksi yang menempati jagat raya.Dari kumpulan data para ilmuwan merenungkan cara bagaimana benda-benda ini didistribusikan melalui volum jagat raya yang luas.Ilmuwan menaksir bahwa paling sedikit ada satu miliyar galaksi yangberada dalam jangkauan teleskop astronomi yang dapat dipotret.
Bahkan andaikan para ilmuwan melakukan pemotretan ini maka mereka tidak akan memiliki waktu yang cukup untuk memotret volume jagat raya yang sangat besar untuk mendapatkan potret dari semua galaksi.Sebagai gantinya,model astronomi dari struktur jagat raya didasarkan pada suatu sampling dari daerah-daerah berbeda dalam jagat raya.Sehingga disimpulkan oleh Hubble bahwa jika pengamatan jagat raya dibuat melebihi suatu volumbesar,distribusi dari galaksi-galaksi adalah isotropik dan homogen.Ini berarti kita akan mengamati yang sama banyaknya dalam arah mana pun kita mengamati dan pengamatan adalah sama pada semua jarak.Konsep keseragaman jagat raya inilah yang disebut sebagai prinsip kosmologi modern.
b.Teori Jagat Raya
Teori Jagat Raya mengembang
Hasil pengamatan Hubble yang menunjukan pergeseran merah galaksi-galaksi berarti bahwa galaksi-galaksi bergerak saling menjauhi.Jika diandaiakan galaksi sebagai titik dalam jagat raya maka setiap titik saling mnejauhi satu sama lain.Ini berarti bahwa jagat raya sedang mengembang.
2.Teori Big Bang
Jika galaksi sedang bergerak menjauh satu sama lain,ini berarti bahwa pada masa lalu
galaksi-galaksi ini harusnya saling berdekatan.Karena itu mungkin bahwa pada awalnya
semua materi dalam jagat raya berawal dari suatu massa tunggal dengan kerapatan
sangat besar,yang menyerupai “atom raksasa”.Dalam keadaan ini,jagat raya memiliki suhu dan energi sangat besar.Hanya ledakan maha dahsyatlah(dentuman besar/ big bang) yang dapat menceraikan massa tunggal ini membentuk tahap awal jagat raya.
3.Teori Keadaan Tetap
Teori keadaan tetap (steady state) dipelopori oleh Fred Hoyle.Ia mengusulkan bahwa materi baru (hidrogen) diciptakan setiap saat untuk mengisi ruang kosong yang timbul dari pemuaian(pengembangan) jagat raya.Dalam kasus ini jagat raya tidak akan berubah dan akan selalu tampak sama.Teori ini telah ditinggalkan karena tidak sesuai dengan hasil pengamatan.
Dalam firman Allah dalam surat Fushshilat ayat 11,yang berarti:
“Kemudian Dia menuju ke langit dan (langit) itu masih berupa asap,lalu Dia berfirman kepadanya dan kepada bumi.”Datanglah kamu berdua menurut perintah-Ku dengan patuh atau terpaksa.”Keduanya menjawab,”Kami datang dengan patuh.”
c.Evolusi Jagat Raya setelah Dentuman Besar
Jagat raya yang diperkirakan bermula 15 miliyar tahun yang lalu dengan dentuman besar suatu titik massa dengan kerapatan maha besar.Segera setelah dentuman besar,jagat raya tumbuh sangat cepat dari kira-kira sebesar paku jamur menjadi kira-kira 2.000 kali matahari.
Setengah juta tahun setelah dentuman,suhu jagat raya turun sampai 300 K.Partikel-partikel dasar dapat bergabung membentuk darah kehidupan jagat raya,yaitu hidrogen dan helium dengan perbandingan massa 3:1.Nilai perbandingan ini sekarangdiamati dalam bintang dan materi-materi antarbintang,dan ini memperkuat dukungan terhadap teori big bang,
d.Masa Depan Jagat Raya
Ada 3 model tentang masa depan jagat raya,yaitu:
1.Jagat raya akan terus mengembang,semua galaksi akan terus menggunakan energinya untuk bergerak.Suatu saat energi galaksi berubah menjadi energi diam dan sebagai akibatnya jagat raya menjadi diam dan mati.
2.Jika kerapatan rata-rata jagat raya lebih besar dari suatu nilai kritis tertentu,maka jagat raya tidak akan terus mengembang.Ini karena gaya tarik gravitasi akan menghentikan pengembangan dan disebut dengan jagat raya tertutup.Gaya tarik ini gravitasi bukan hanya menghentikan pengembangantetapi dapat membalikkannya sehingga jagat raya mulai menyusut (galaksi-galaksi bergerak saling mendekati / pergeseran biru).Galaksi-galaksi dan bintang-bintang saling bertumbukan.Akhirnya semua runtuh kembali menjadi satu dalam satu massa tunggal dengan suhu dan energi sangat besar (big crunch / kegentingan besar).
3.Jika kerapatan rata-rata jagat raya lebih kecil daripada nilai kritis tertentu,maka jagat rayaadalah “terbuka” dan akan berlanjut untuk mengembang selamanya.
Ada pun benda-benda langit yang ada di jagat raya ini,yaitu:
1.MATAHARI
Matahari merupakan salah satu pusat tata surya,yang mana dapat memancarkan cahaya sendiri.Sehingga matahari disebut bintang.Matahari berpengaruh bagi kehidupan makhluk hidup di bumi.Yang memberikan rasa panas dan cahaya di bumi.Masih banyak bintang yang lebih besar,lebih berat,lebih panas,dan lebih cerah daripada matahari.Namun matahari tampak pada kita sebagai bintang yang paling besar,panas,dan paling cerah.Hal itu disebabkan karena matahari adalah bintang yang jaraknya paling dekat dengan bumi dibandingkan bintang-bintang lain.Matahari kira-kira berjarak 149.600.000 km dari bumi.Suhu pusat matahari yang diperkirakan menurut teori penyusutan Helmholtz mencapai 15 juta K.
Adapun unsur-unsur kimia yang menyusun matahari adalah 75% unsur hidrogen dan 20% unsur helium.Unsur-unsur yang lebih berat kira-kira hanya 2% dan jumlah terbanyak adalah unsur-unsur oksigen,karbon,dan neon.Sedangkan unsur-unsur lainnya adalah besi,nitrogen,silikon,magnesium,sulfur dan nikel.Matahari disusun oleh empat lapisan yang dimulai dari pusat matahari,yaitu inti,fotosfer,kromosfer dan korona.
Allah berfirman dalam surat Yunus ayat 5,yang berarti:
“Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya,dan Dia-lah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya,agar kamu mengetahui bilangan tahun,dan perhitungan (waktu).Allah tidak menciptakan demikian itu melainkan dengan benar.Dia menjelaskan tanda-tanda (kenesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.”
2.BINTANG
Ketika kita memandangi langit di malam hari yang cerah,maka akan tampak banyak sekali bintang (bermilyar-milyar) yang letaknya jauh sekali,sehingga hanya terlihat sebagai titik-titik yang bercahaya.Jadi bintang adalah benda angkasa yang mempunyai cahaya sendiri dan terdiri atas gas pijar.Pengamat-pengamat bintang sejak zaman dahulu telah mencoba untuk mengelompokkan bintang-bintang di langit .Mereka menghubungkan bintang-bintang membentuk suatu pola tertentu,yang disebut dengan konstelasi (constellations).Sebutan lain dari konstelasi adalah gugus bintang atau rasi.Jika kita berada di belahan bumi utara pada musim dingin dan memandang langit ke arah utara dan selatan,maka kemungkinan kita dapat melihat beberapa konstelasi utama dari bintang-bintang.Pita-pita dengan raster lebih tipis menunjukkan galaksi Bimasakti (Milky Way).
Lalu apakah ukuran tingkat terang sebuah bintang? Ukuran tingkat terang atau kecerahan sebuah bintang dinyatakan dalam magnitude bintang.Ada 2 macam magnitudo,yaitu:
vMagnitudo Semu
Magnitudo semu sebuah bintang adalah kecerahan sebuah bintang yang dilihat oleh pengamat di bumi.Hipparchus,seorang astronom dan matematikawan Yunani purbakala adalah pengamat bintang-bintang yang sangat terkenal.Ia mengukur garis lintang dan garis bujur lebih dari 800 bintang dan menyusun katalog-bintang pertama pada tahun 129 SM.Ia menyusun urutan magnitudo semu bintang-bintang dari skala 1 sampai 6.Bintang-bintang paling terang didaftarkan sebagai bintang-bintang dengan magnitudo 1,dan yang paling kurang terang didaftarkan sebagai bintang-bintang dengan magnitudo 6.
vMagnitudo Mutlak
Keluaran energi dari sebuah bintang diukur oleh magnitudo mutlaknya.Magnitudo mutlak adalah magnitudo sesungguhnya yang akan dimiliki oleh sebuah bintang jika bintang diletakkan pada jarak 10 parsek (32,6 tahun cahaya) dari bumi.Jadi,jika jarak sebuah bintang diketahui dan kecerahan sesungguhnya sebuah bintang dapat dihitung ,maka magnitudo mutlaknya dapat dihitung.
Dan bagaimana cara mengukur jarak sebuah bintang dari bumi?Jarak sebuah benda angkasa biasanya diukur dalam astronomical unit,dalam parsek,atau dalam tahuncahaya.Astronomical Unit (AU) sebgai jarak rata-rata matahari dari bumi,yaitu 149.600.000 km.Satu tahun cahaya adalah jarak tempuh cahaya dalam satu tahun.Sedangkan satu parsek adalah jarak bintang dari bumi ketika bintang memiliki paralaks sebesar satu detik busur.Satu parsek sama dengan 3,26 tahun cahaya atau 206.265 astronomical unit.Jarak sebuah bintang dari bumi dapat diukur dengan menggunakan metode paralaks.Yang dimaksud paralaks adalah pergeseran sebuah benda yang sangat jauh bila dilihat oleh pengamat yang tempatnya bergeser terhadap benda,dan bukan karena benda tersebut bergeser.
Allah berfirman dalam surat Fushshilat ayat 12,yang berarti:
“Lalu diciptakan-Nya tujuh langit dalam dua masa dan pada setiap langit Dia mewahyukan urusan masing-masing.Kemudian langit yang dekat (dengan bumi), Kami hiasi dengan bintang-bintang,dan (Kami ciptakan itu) untuk memelihara.Demikianlah ketentuan (Allah) yang maha perkasa,maha mengetahui.”
Evolusi Bintang
Seperti halnya makhluk hidup,bintang pun mengalami evolusi.Dimana evolusi bintang adalah proses lahir,berkembang,dan matinya sebuah bintang.Evolusi bintang memerlukan jutaan bahkan milyaran tahun.
1.Asal Bintang
Pembentukan bintang berawal dari awan gas hidrogen dan debu angkasa,yang disebut dengan Nebula.Gaya tarik gravitasi antarmolekul menyebabkan terbentuknya gumpalan-gumpalan.Bergabungnya gumpalan-gumpalan menyebabakan tarikan gravitasi menekan moleku-molekul semakin berdekatan.Ketika gumpalan-gumpalan gas mengerut (memadat),molekul-molekul gas menjadi lebih sering bertumbukan satu sama lain dengan laju yang makin tinggi.Hal ini menyebabkan suhu gumpalan-gumpalan gas terus meningkat.Suatu saat suhu gas cukup tinggi hingga ketika atom-atom hidrogen bertumbukan,atom-atom tersebut tidak terpental tetapi malah bergabung membentuk helium.Sehingga terjadilah reaksi fusi rantai proton-proton.Energi fusi inilah yang yang membuat bintang bersinar,menaikkan tekanan radiasi gas hingga mampu mengimbangi gaya tarik gravitasi,dan memberhentikan proses pengerutan.
Lokasi bintang dalam deret utama bergantung pada massa asalnya.Bintang yang massa asalnya besar akan menempati titik yang suhunya lebih tinggi daripada bintang yang massa asalnya kecil.Massa bintang,M,dinyatakan dalam satuan massa matahari (M = 5 berarti massa bintang sama dengan 5 kali massa matahari).Proses pengubahan hidrogen menjadi helium disebut pembakaran hidrogren.Perhatikan,pembakaran yang dimaksud di sini adalah “pembakaran” nuklir atau fusi ,bukan pembakaran kimia biasa.
Jika semua bintang pada deret utama menghasilkan energi dengan menghabiskan semua hidrogen yang sebanding dengan massanya,maka proses lama penghabisan hidrogen akan berlangsung dengan jangka waktu yang sama untuk semua bintang.Tapi kenyataannya,itu tidak terjadi.Hukum massa - kecerahan cahaya menyatakan bahwa kecerahan sebuah bintang tidak sebanding dengan massanya melainkan dengan hampir pangkat tiga dari massanya.Jadi,sebuah bintang pada deret utama dengan massa 100 kali matahari mengeluarkan energidengan menggunakan hidrogen kira-kira 1003 kali atau 1.000.000 kali lebih cepat daripada matahari.
2.Bintang Katai Kuning
Bintang katai adalah bintang yang memiliki massa kecil,M <>
3.Bintang Biru
Bintang biru adalah bintang yang memiliki massa M > 1,4.Seperti yang telah dijelaskan pada hukum massa-kecerahan bintang,usia pembakaran hidrogen adalah lebih singkat (kira-kira 10 juta tahun).Ketika hidrogen telah habis,bintang memuai (konstraksi) menjadi bintang maha raksasa biru dan kemudian mendingin menjadi bintang maha raksasa merah.Massa bintang yang besar menghasilkan gaya gravitasi yang besar,sehingga menyebabkan bintang runtuh dan menindih intinya.Terjadilah ledakan dahsyat yang membentuk suatu supernova.Selama ledakan,ada suatu peningkatan kecerahan yang sangat besar (milyaran kali dari bintang biasa),dan gas serta debu dari lapisan luarnya akan terhambur ke angkasa luar.Crab Nebula adalah sisa dari supernova yang dilihat di bumi oleh astronom China pada tahun 1054.Dengan menggunakan teleskop,Crab Nebula tampak seperti sinar kabur dalam rasi Taurus.
Selanjutnya,supernova akan membentuk bintang neutron dan lubang hitam.Untuk massa asal bintang 1,4 < st="on">gaya gravitasi dapat mengatasi tekanan elektron dan mendorong elektron-elektron bergabung dengan proton-proton dalam inti atom membentuk neutron-neutron.Tekanan neutron mengimbangi gaya gravitasi dan menghentikan pengerutan.Sehingga terbentuklah bintang neutron.
Untuk massa asal bintang M > 3,0,tidak ada yang bisa menahan pengerutan gravitasi.Bintang mengalami keruntuhan sempurna dan gaya tarik gravitasi memberhentikan segala sesuatu untuk keluar dari permukaannya,termasuk cahaya.Bintang menghilang dari pandangan dan terbentuklah lubang hitam.
4.Bintang Neutron
Telah diketahui bahwa untuk massa asal bintang antara 1,5 sampai 3,0 kali massa matahari,sisa ledakan menjadi sebuah bintang neutron.Mengapa bintang ini hanya tersusun dari partikel neutron saja? Pada saat pengerutan (ukurannya menjadi kecil),gaya tarik yang cukup besar mendorong elektron-elektron ke dalam inti atom,bersatu dengan proton-proton membentuk neutron-neutron (tidak bermuatan).
Lalu bagaimana cara mengidentifikasi (menemukan) bintang neutron? Karena momentum sudut harus kekal maka ketika ukuran bintang mengecil menjadi seukuran bintang neutron,bintang neutron haruslah berputar cepat.Perputaran cepat bintang neutron akan memancarkan radiasi radio sepanjang poros dan medan magnetnya.Karena poros dan magnet tidak persis segaris dengan poros putaran,pancaran itu menyapu langit mirip kerucut (lampu sorot).Pancaran radio itu seperti berdenyut hidup dan mati.Oleh karena itu,bintang ini disebut pulsar (bintang denyut).Jadi,deteksi pulsar akan membuktikan adanya bintang neutron.
5.Lubang Hitam
Pada saat terjadi ledakan nuklir (supernova) pusat bintang mengalami keruntuhan gravitasi (gravitational collapse).Keruntuhan gravitasi adalah keruntuhan suatu benda yang sangat besar akibat gaya gravitasinya sendiri.Ketika ukuran bintang menyusut,gaya tarik gravitasi ,F,semakin besar.Bila massa bintang yang runtuh itu kurang dari 3 kali massa matahari, maka tekanan balik neutron berhasil mengimbangi gaya tarik gravitasi dan menghentikan keruntuhan gravitasi untuk membentuk bintang neutron.Tetapi bila massa bintang yang runtuh itu lebih dari 3 kali massa matahari,maka tekanan balik neutron tidak akan mampu menghentikan keruntuhan gravitasi bintang.Bintang menjadi semakain mamapat sampai menjadi suatu titik massa yang kerapatannya tak berhingga,biasa disebut dengan singularitas.
Singularitas dikitari oleh permukaan yang kasat mata (tidak dapat dilihat) yang disebut horizon peristiwa.Ruang antara singularitas dan horizon peristiwa inilah yang disebut dengan lubang hitam (black hole).Jarak antara singularitas dan horizon peristiwa disebut jari-jari Schwarzschild,R.Medan gravitasi lubang hitam sangat kuat sehingga tidak satu pun yang dapat melepaskan diri darinya.Cahaya dan materi dapat masuk tetapi tak satu pun yang dapat keluar.Itulah sebabnya kita tidak dapat melihat lubang hitam (black hole).
Bagaimana cara mendeteksi lubang hitam?Kesempatan yang baik untuk menemukan sebuah lubang hitam terjadi,apabila lubang hitam itu termasuk sebuah bintang ganda (dua bintang yang saling berevolusi mengelilingi mereka sendiri) dan sedang mengisap materi secara konstan.Metode untuk menemukannya adalah sinar-X yang datang dari sekitar sebuah lubang hitam.
GALAKSI
Galaksi adalah suatu kumpulan bintang,nebula (awan-awan gas dan debu angkasa luar) dan material antarbintang,yang menempati volum ruang yang sangat besar.Galaksi kecil terdiri dari ratusan ribu bintang,sedangkan galaksi besar dapat mencapai miliyaran bintang.
a.Klasifikasi Galaksi Berdasarkan Bentuknya
Klasifikasi galaksi pertama kali dibuat oleh Edwin P.Hubble berdasarkan bentuk galaksi dalam foto.Galaksi-galaksi itu adalah:
Galaksi elips
Galaksi ini diberi label E0 sampai E7.Makin besar angka di belakang E makin datar (pipih) elips tersebut.E0 menunjukkan elips yang hamper bulat dan E7 menunjukkan elips yang sangat pipih (hampir datar).
Galaksi spiral normal
Galaksi ini berbentuk spiral dengan lengannya seperti belalai yang menjulur dari inti yang terang.Galaksi ini diberi label Sa,Sb,Sc,bergantung pada ukuran inti dan keterikatan lengan - lengan spiralnya.Kelas Sa memiliki inti besar dan lengan – lengan spiral terikat rapat.Kelas Sb memiliki inti yang lebih kecil dan lengan – lengan spiral yang lebih terbuka.Kelas Sc memiliki inti yang sangat kecil dan lengan – lengan spiral sanagt terbuka.Jumlah awan gas dan debu antarbintang meningkat dalam urutan dari Sa ke Sc.
Galaksi spiral berpalang
Galaksi ini diberi label SBa dan seterusnya,yang memiliki struktur mirip dengan galaksi spiral normal kecuali lengan – lengan spiral menjulur dari ujung-ujung sebuah palang (tongkat) yang lewat melalui intinya dan bukan langsung dari intinya.
Galaksi tak teratur
Galaksi ini tidak memiliki bentuk tertentu.
b.Gugus galaksi dan kelompok gugus galaksi
Seringkali kita menjumpai galaksi-galaksi berpasangan atau berkelompok.Galaksi-galaksi yang berpasangan atau berkelompok membentuk suatu gugus galaksi.Sebagai contoh,awan-awan Magellanik besar dan kecil membentuk pasangan yang berdekatan ,dan dihubungkan dengan galaksi kita (galaksi bimasakti) sehingga membentuk gugus tersendiri yang terdiri dari tiga galaksi.Nebula Andromeda merupakan anggota utama dari suatu gugus galaksi yang terdiri dari tiga galaksi yahg berdekatan,termasuk M32 dan NCG 205.Suatu kelompok kecil galaksi yang berdekatan dengan galaksi bimasakti membentuk suatu gugus galaksi yang dinamai gugus lokal.Ada sedikitnya 21 anggota gugus yang telah diketahui,dan anggota-anggota lainnya dipercaya hadir dan belum dapat dideteksi karena magnitudonya rendah.Galaksi bimasakti adalah termasuk anggota gugusini yang terletak di dekat salah satu ujung sumbu panjang (sumbu utama).M31 atau Messier 31 (Nebula besar dalam Andromeda) juga termasuk anggota dan tempatnya terletak dekat ke ujung lain dari sumbu panjang.Jarak dari satu ujung ke ujung lain dari sumbu panjang gugus local kira-kira 2.000.000 tahun cahaya.
Gugus-gugus yang lebih jauh juga telah diamati.Galaksi membentuk awan-awan yang berbentuk lingkaran atau elips dengan kerapatan yang kurang lebih sama.Pada gugus-gugus tak beraturan dan renggang,anggotanya terutama adalah galaksi-galaksi spiral,sedang galaksi elips sangat sedikit jumlahnya.Pada gugus-gugus yang rapat,galaksi elips sangat dominan.
Gugus-gugus galaksi bergabung bersama membentuk gugus yang lebih besar lagi yang disebut dengan kelompok gugus galaksi.Gugus lokal (gugus tempat galaksi kita) bergabung bersama gugus-gugus galaksi lainnya,di antaranya gugus besar virgo membentuk kelompokgugus galaksi yang dinamai kelompok gugus lokal atau adigugus lokal (local supercluster).Adigugus lokal terdiri dari kira-kira seribu gugus besar galaksi bercahaya dan mungkin beberapa ribu galaksi redup.Besar keseluruhan adigugus lokal kira-kira 130 juta tahun cahaya dan tebalnya kira-kira 30 juta tahun cahaya.Keadaan adigugus lokal yang datar menandakan bahwa Adigugus ini sedang berotasi.Adanya rotasi ini diperkuat pada tahun 1958 melalui sebuah analisis terhadap berbagai kecepatan beberapa ratus galaksi terang.
c.Galaksi Bimasakti (Milky Way)
Matahari adalah salah satu diantara 100 milyar bintang yang merupakan anggota galaksi kita yang dinamai galaksi bimasakti.Semua bintang dapat dilihat dari bumi dengan mata telanjang adalah anggota dari galaksi bimasakti.
Galaksi bimasakti memiliki garis tengah kira-kira 100.000 tahun cahaya,berbentuk cakram,dan tebal pada bagian tengahnya kira-kira 15.000 tahun cahaya.Bimasakti berotasi ke arah timur atau berlawanan dengan arah jarum jam jika dipandang dari atas.Galaksi bimasakti termasuk dalam klasifikasi galaksi berbentuk spiral normal tipe Sb.Bagian tengah bimasakti menggembung dan di sinilah berkumpul kira-kira satu milyar bintang tua.Dari pusat gembung ini terjulur dua lengan spiral berisi bintang-bintang lebih muda,awan,gas,dan debu.Matahari terletak di lengan spiral ini pada jarak dua pertiga dari pusat.
Secara umum,bintang-bintang yang terletak di antara matahari dan pusat galaksi akan bergerak mengitari pusat galaksi lebih cepat daripada matahari sehingga bintang-bintang ini akhirnya menyusul dan melampaui matahari.Dan sebaliknya,bintang-bintang di antara matahari dan tepi galaksi bergerak mengitari pusat galaksi lebih lambat daripada matahari.Akibatnya,bintang-bintang ini tertinggal makin lama makin jauh dari matahari.
Seperti apakah pusat Bimasakti itu? Dengan bantuan teleskop radio dan cahaya inframerah,para astronom dapat mendeteksi gelombang-gelombang radio,cahaya inframerah,dan ultraviolet,sinar - X dan sinar gamma dari bagian pusat Bimasakti.Mereka mengusulkan bahwa di pusat Bimasakti terdapat sebuah lubang hitam besar dengan massa sebesar bintang raksasa dan keluaran energi sebesar 100 miliyar kali energi matahari.
d.Galaksi Radio dan Quasar
Galaksi radio adalah galaksi yang jauh dari Bimasakti dan merupakan sumber pemancaran radio.Gelombang radio yang dipancarkannya menembus atmosfer kita dan dapat ditangkap oleh teleskop-teleskop radio.Kira-kira ada sebanyak 150 galaksi radio yang telah teridentifikasi.
Pada tahun 1963,Maarten Schmidt menemukan sebuah benda langit serupa bintang,dinamai 3C273 yang sangat terang dan memancarkan gelombang radio yang sangat kuat.Dia mengamati spektrum cahaya benda langit tersebut dan menemukan hasil yang aneh,yaitu spektrum hidrogen dengan pergeseran merah yang besar.Hal itu menunjukkan bahwa bintang tersebut memiliki jarak yang sangat jauh dari bumi,diperkirakan 1 milyar tahun cahaya (1 tahun cahay = 9,5 trilyun km).Dengan jarak yang jauh ini pun ,benda tersebut masih bisa memancarkan energi maha hebat kira-kira 10.000 kali energi galaksi spiral.Benda ini tidak mungkin bintang biasa,sehingga para astronom menamainya quasar “(quasi stellar radio source)” yang berarti “sumber radio bintang gadungan.”
Karena quasar memiliki energi maha hebat,maka kebanyakan astronom sekarang percaya bahwa jantung (pusat) dari setiap quasar adalah suatu lubang hitam yang massanya paling tidak 100 juta kali massa matahari.
Allah berfirman dalam surat An-Nur ayat 42,yang berarti:
“Dan milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi,dan hanya kepada Allah-lah kembali (seluruh makhluk).”
Allah berfirman dalam surat Luqman ayat 20,yang berarti:
“Tidakkah kamu memperhatikan bahwa Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untuk (kepentingan)mu dan menyempurnakan nikmat-Nya untukmu lahir dan batin.Tetapi di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu atau petunjuk dan tanpa kitab yang memberi penerangan.”
Allah berfirman dalam surat Ar-Rahman ayat 13,yang berarti:
“Maka nikmat Tuhan-mu yang manakah yang kamu dustakan?”